4 Masalah HVAC Paling Umum & Cara Memperbaikinya

5 Masalah Umum pada Sistem HVAC dan Cara Memperbaikinya | Florida Academy

Masalah pada fungsi mesin Anda dapat menyebabkan penurunan kinerja dan efisiensi, dan jika dibiarkan tanpa terdeteksi terlalu lama, bahkan dapat menyebabkan masalah kesehatan.

Dalam kebanyakan kasus, penyebab kerusakan ini adalah masalah yang relatif sederhana. Tetapi bagi mereka yang tidak terlatih dalam perawatan HVAC, masalah ini tidak selalu mudah untuk dideteksi. Jika unit Anda menunjukkan tanda-tanda kerusakan air atau gagal mengventilasi area tertentu di properti Anda, maka ada baiknya untuk menyelidiki lebih lanjut sebelum meminta penggantian. Seringkali, ada solusi sederhana untuk masalah tersebut dan sistem HVAC Anda akan kembali berfungsi optimal dalam waktu singkat.

Aliran Udara Terbatas atau Berkualitas Buruk

Banyak pengguna HVAC mengeluh bahwa mereka tidak mendapatkan ventilasi yang memadai di semua area properti mereka. Jika Anda mengalami hambatan aliran udara, hal itu bisa disebabkan oleh beberapa alasan. Salah satu yang paling umum adalah filter udara yang tersumbat. Filter udara dirancang untuk menjebak dan mengumpulkan partikel debu dan polutan dari unit HVAC Anda. Tetapi begitu filter tersebut kelebihan beban, filter dapat membatasi jumlah udara yang melewatinya, menyebabkan penurunan aliran udara. Untuk menghindari masalah ini, filter harus diganti secara rutin setiap bulan.

Jika aliran udara tidak meningkat setelah filter diganti, maka masalah tersebut mungkin juga telah memengaruhi komponen internal. Kumparan evaporator yang menerima ventilasi yang tidak memadai cenderung membeku dan berhenti berfungsi dengan baik. Jika masalah ini berlanjut, maka seluruh unit dapat mengalami kerusakan. Mengganti filter dan mencairkan kumparan seringkali merupakan satu-satunya cara untuk mengatasi masalah ini.

Kerusakan Akibat Air dan Kebocoran Saluran Udara

Seringkali tim perawatan gedung dipanggil untuk menangani saluran udara dan bak penampung air yang meluap. Bak penampung air dirancang untuk menangani kelebihan air, tetapi dapat dengan cepat kewalahan jika tingkat kelembapan meningkat dengan cepat. Dalam kebanyakan kasus, ini disebabkan oleh mencairnya es dari komponen yang membeku. Ketika sistem HVAC Anda dimatikan selama periode tidak aktif, es akan mencair dan mulai mengalir keluar dari unit.

Jika proses ini dibiarkan berlanjut, air yang meluap dapat mulai memengaruhi dinding atau langit-langit di sekitarnya. Pada saat tanda-tanda kerusakan air muncul di bagian luar, situasinya mungkin sudah di luar kendali. Untuk mencegah hal ini terjadi, Anda perlu melakukan pemeriksaan perawatan unit HVAC Anda setiap beberapa bulan. Jika tampak ada kelebihan air dalam sistem atau tanda-tanda saluran yang terputus, segera hubungi tim perawatan gedung untuk perbaikan.

Sistem Gagal Mendinginkan Properti

Ini adalah keluhan umum lainnya dengan solusi sederhana. Pada bulan-bulan yang lebih hangat, ketika AC Anda beroperasi dengan daya penuh, Anda mungkin menyadari bahwa AC tersebut tidak lagi mendinginkan udara di dalamnya. Seringkali, akar penyebab masalah ini adalah kekurangan refrigeran. Refrigeran adalah zat yang menyerap panas dari udara saat melewati unit HVAC. Tanpa refrigeran, AC tidak dapat bekerja dan hanya akan mengeluarkan udara hangat yang sama yang dihisapnya.

Menjalankan diagnostik akan memberi tahu Anda apakah refrigeran Anda perlu diisi ulang. Namun, refrigeran tidak akan habis dengan sendirinya, jadi jika Anda kehilangan refrigeran, kemungkinan besar itu disebabkan oleh kebocoran. Perusahaan perawatan gedung dapat memeriksa kebocoran ini dan memastikan AC Anda tidak terus beroperasi di bawah performa optimal.

Pompa Panas Terus Beroperasi Sepanjang Waktu

Meskipun kondisi ekstrem mungkin memaksa pompa panas Anda untuk beroperasi terus menerus, jika cuaca di luar cukup hangat, itu bisa mengindikasikan masalah pada komponen itu sendiri. Dalam kebanyakan kasus, pompa panas dapat diperbaiki dengan menghilangkan pengaruh eksternal seperti es atau mengisolasi unit luar ruangan. Tetapi dalam keadaan tertentu, Anda mungkin perlu meminta bantuan profesional untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Jika unit HVAC sudah tua, mungkin hanya perlu membersihkan dan melakukan servis pada pompa panas untuk mengoptimalkan kinerjanya. Alternatifnya, panas bisa saja keluar dari sistem melalui saluran udara yang kurang terawat atau terlalu besar. Konstruksi yang tidak efisien seperti ini akan memaksa pompa panas Anda untuk bekerja lebih lama agar mencapai suhu yang diinginkan. Untuk mengatasi masalah ini, Anda perlu menutup celah pada saluran udara unit atau mempertimbangkan untuk menggantinya sepenuhnya.

Sumber Artikel: brighthubengineering


Waktu posting: 17 Januari 2020

Kirim pesan Anda kepada kami:

Tulis pesan Anda di sini dan kirimkan kepada kami.
Tinggalkan Pesan Anda